Tampilkan postingan dengan label Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2013

Ibu


dikala rasa ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku...
kau ada di sana...
disaat aku terluka hingga akhirnya tercabik-cabiklah keteguhan hati ku...
kau masih ada di sana...
ketika aku lelah dan semangat ku patah untuk meneruskan perjuangan...
terhenti oleh kerikil-kerikil yang ku rasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
kau tetap ada di sana...
memberi ku isyarat untuk bertahan...

ibu.....
kau basuh kesedihan ku...
kehampaan ku...
dan ketidakberdayaan ku...
"tiada lain kita hanya insan sang kuasa, memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimat-Nya, kita adalah jasad, jiwa dan ruh yang terpadu untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"...
kata-kata mu laksana embun dipandang gersang...
nurani ku kan labuhkan hati mu untuk ku...
dengan tulus tak berpamrih...
ku sandarkan diri ku di bahu mu...
terasa.....kelembutan mu menembus dinding-dinding kalbu ku...
menghancurleburkan segala keangkuhan diri...
meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia...
dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hati mu...
ku tatap perlahan...
mata mu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan kristal-kristal lembut yang sedang bermain dibola mata mu...
jatuh.....setetes demi setetes kau biarkan ia menari di atas kain kerudung mu...

ibu.....dikala rasa ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku...
kau ada di sana...
disaat aku terluka hingga akhirnya tercabik-cabiklah keteguhan hati ku...
kau masih ada di sana...
ketika aku lelah dan semangat ku patah untuk meneruskan perjuangan...
terhenti oleh kerikil-kerikil yang ku rasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
kau tetap ada di sana...
memberi ku isyarat untuk bertahan...

ibu.....
kau basuh kesedihan ku...
kehampaan ku...
dan ketidakberdayaan ku...
"tiada lain kita hanya insan sang kuasa, memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimat-Nya, kita adalah jasad, jiwa dan ruh yang terpadu untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"...
kata-kata mu laksana embun dipandang gersang...
nurani ku kan labuhkan hati mu untuk ku...
dengan tulus tak berpamrih...
ku sandarkan diri ku di bahu mu...
terasa.....kelembutan mu menembus dinding-dinding kalbu ku...
menghancurleburkan segala keangkuhan diri...
meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia...
dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hati mu...
ku tatap perlahan...
mata mu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan kristal-kristal lembut yang sedang bermain dibola mata mu...
jatuh.....setetes demi setetes kau biarkan ia menari di atas kain kerudung mu...

ibu.....
nasihat mu memberi kekuatan untuk ku...
rangkulan mu menjadi penyangga kerapuhan ku untuk menapaki hari-hari penuh liku...
semoga semua itu tak akan pernah layu!!!

ibu.....
dalam kelembutan cinta mu...
ku lihat kekuatan dalam tangis air mata mu...
ku lihat semangat menggelora dalam diri mu...
terkumpul seluruh daya dunia!!!
nasihat mu memberi kekuatan untuk ku...
rangkulan mu menjadi penyangga kerapuhan ku untuk menapaki hari-hari penuh liku...
semoga semua itu tak akan pernah layu!!!

ibu.....
dalam kelembutan cinta mu...
ku lihat kekuatan dalam tangis air mata mu...
ku lihat semangat menggelora dalam diri mu...
terkumpul seluruh daya dunia!!!