Senin, 20 Mei 2013
indahnya alam ini
Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku
Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk , tenang , senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan
Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam
Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga
Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna
terimakasih Tuhan untuk anugerah Mu yang tak henti datang
Damai & Bahagia
diantara bait dan kata
diantara canda dan tawa
ada khilaf yang tercipta
ada hati yang terluka
seuntai maaf penyejuk jiwa
semoga kebersamaan tetap terjaga
semoga ikatan bathin semakin erat
bukalah hati untuk pintu maaf
damai dan bahagia
untuk hidup di dunia
bersyukur dan gembira
untuk arti cinta yang sederhana
lupakanlah amarah didada
bukalah hati dengan cinta
bumi yang kita pijak bersama
adalah milik kita penuh irama
berhenti untuk saling mencaci
berhenti untuk saling memaki
akhiri dengan cinta kasih
maaf ikhlas untuk akhiri
pernahkah kau merasa damai
pernahkah kau merasa bahagia
begitu banyak cerita tentang indah disana semua tentang cinta
tak ada air mata dan tak ada yang terluka hanya satu kebahagiaan
mungkin itukah semua jadi nyata???
diantara canda dan tawa
ada khilaf yang tercipta
ada hati yang terluka
seuntai maaf penyejuk jiwa
semoga kebersamaan tetap terjaga
semoga ikatan bathin semakin erat
bukalah hati untuk pintu maaf
damai dan bahagia
untuk hidup di dunia
bersyukur dan gembira
untuk arti cinta yang sederhana
lupakanlah amarah didada
bukalah hati dengan cinta
bumi yang kita pijak bersama
adalah milik kita penuh irama
berhenti untuk saling mencaci
berhenti untuk saling memaki
akhiri dengan cinta kasih
maaf ikhlas untuk akhiri
pernahkah kau merasa damai
pernahkah kau merasa bahagia
begitu banyak cerita tentang indah disana semua tentang cinta
tak ada air mata dan tak ada yang terluka hanya satu kebahagiaan
mungkin itukah semua jadi nyata???
Senin, 25 Maret 2013
Menu Diet Golongan Darah B
Menu diet golongan darah B adalah sebagai berikut:
Septia Purnamasari:)
- Makanan yang bermanfaat untuk golongan darah B ialah : Kembang Kol, Terong, Teh Hijau, Brokoli, Wortel, Daging Kambing, Daging Domba, Daging Kelinci, Ikan Laut, Keju dan Susu.
- Hindari makanan untuk golongan darah B ialah : Bebek, Ayam, Angsa,Kepiting, Siput, Kacang Tanah, Tomat, Waluh, Jagung, Air Soda, Alvokado, Delima, Santan, Lobster, Es Cream dan Telur
- Makanan yang netral untuk golongan darah B ialah : Bayam, Selada, Mentimun, Kentang, Sawi, Cumi-cumi, Ikan Tuna, Mangga, Melon, Daging Sapi, Jeruk, Pear, Buncis
Septia Purnamasari:)
Senin, 18 Maret 2013
Ibu
dikala rasa ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku...
kau ada di sana...
disaat aku terluka hingga akhirnya tercabik-cabiklah keteguhan hati ku...
kau masih ada di sana...
ketika aku lelah dan semangat ku patah untuk meneruskan perjuangan...
terhenti oleh kerikil-kerikil yang ku rasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
kau tetap ada di sana...
memberi ku isyarat untuk bertahan...
ibu.....
kau basuh kesedihan ku...
kehampaan ku...
dan ketidakberdayaan ku...
"tiada lain kita hanya insan sang kuasa, memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimat-Nya, kita adalah jasad, jiwa dan ruh yang terpadu untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"...
kata-kata mu laksana embun dipandang gersang...
nurani ku kan labuhkan hati mu untuk ku...
dengan tulus tak berpamrih...
ku sandarkan diri ku di bahu mu...
terasa.....kelembutan mu menembus dinding-dinding kalbu ku...
menghancurleburkan segala keangkuhan diri...
meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia...
dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hati mu...
ku tatap perlahan...
mata mu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan kristal-kristal lembut yang sedang bermain dibola mata mu...
jatuh.....setetes demi setetes kau biarkan ia menari di atas kain kerudung mu...
ibu.....dikala rasa ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku...
kau ada di sana...
disaat aku terluka hingga akhirnya tercabik-cabiklah keteguhan hati ku...
kau masih ada di sana...
ketika aku lelah dan semangat ku patah untuk meneruskan perjuangan...
terhenti oleh kerikil-kerikil yang ku rasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
kau tetap ada di sana...
memberi ku isyarat untuk bertahan...
ibu.....
kau basuh kesedihan ku...
kehampaan ku...
dan ketidakberdayaan ku...
"tiada lain kita hanya insan sang kuasa, memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimat-Nya, kita adalah jasad, jiwa dan ruh yang terpadu untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"...
kata-kata mu laksana embun dipandang gersang...
nurani ku kan labuhkan hati mu untuk ku...
dengan tulus tak berpamrih...
ku sandarkan diri ku di bahu mu...
terasa.....kelembutan mu menembus dinding-dinding kalbu ku...
menghancurleburkan segala keangkuhan diri...
meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia...
dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hati mu...
ku tatap perlahan...
mata mu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan kristal-kristal lembut yang sedang bermain dibola mata mu...
jatuh.....setetes demi setetes kau biarkan ia menari di atas kain kerudung mu...
ibu.....
nasihat mu memberi kekuatan untuk ku...
rangkulan mu menjadi penyangga kerapuhan ku untuk menapaki hari-hari penuh liku...
semoga semua itu tak akan pernah layu!!!
ibu.....
dalam kelembutan cinta mu...
ku lihat kekuatan dalam tangis air mata mu...
ku lihat semangat menggelora dalam diri mu...
terkumpul seluruh daya dunia!!!
nasihat mu memberi kekuatan untuk ku...
rangkulan mu menjadi penyangga kerapuhan ku untuk menapaki hari-hari penuh liku...
semoga semua itu tak akan pernah layu!!!
ibu.....
dalam kelembutan cinta mu...
ku lihat kekuatan dalam tangis air mata mu...
ku lihat semangat menggelora dalam diri mu...
terkumpul seluruh daya dunia!!!
Langganan:
Postingan (Atom)